Data Compression part 1.
Anda Mungkin pernah berpikir untuk membuat sekumpulan file dan folder menjadi berukuran lebih kecil? Dalam kehidupan nyata, kalimat “size doesn’t matter” mungkin sangat bermakna dalam dan berarti. Tapi ketika Anda dihadapkan masalah ukuran data transfer, bandwidth, kecepatan transfer, dsb., maka Anda perlu berpikir untuk tetap mempertahankan filosofi “size doesn’t matter” tadi. Seiring perkembangan zaman, ketika kecepatan transfer data dan penghematan bandwidth mulai diperhitungkan, berbagai inovasi mengenai data compression-pun berkembangan pesat, dimulai sejak dua dekade silam. Menurut sumber terpercaya, tujuan data compression yakni untuk pengurangan ukuran, dengan melakukan proses pemadatan data, sehingga hanya memerlukan ruang penyimpanan kecil, di lain hal memungkinkan kemudahan dalam hal perpindahan data.
Hal lain yang menguntungkan dalam hal data compression yakni menjaga file yang terkompres agar tidak terinfeksi virus, malware, trojan, dll. Contoh paling sederhana dari data compression seperti yang dilakukan oleh para penyedia fasilitas email seperti yahoo mail dan Gmail. Misalnya saat Anda melampirkan suatu dokumen untuk dikirim, secara otomatis fasilitas email akan mengkompres dokumen tersebut ke dalam format *.zip yang kemudian dikirim ke akun penerima dokumen tersebut. Cara untuk mengembalikannya ke format semula, yakni dengan melakukan proses dekompresi. Implementasi yang lebih kompleks yakni pada transfer data dalam internet, dimana program-program browser modern seperti Firefox dan Google Chrome mendukung data compression berformat *.gzip yang bertujuan memudahkan transfer data dari server ke browser pengguna.
Beberapa Software Compressor Populer
Ada beberapa piranti lunak yang cukup populer untuk melakukan kompresi data:
- Winzip. Dalam situsnya dikatakan, compressor pertama di dunia. Yup, itu benar! Sudah ada sejak tahun dua sampai sekarang. Hehe…
Maksudnya sudah ada sejak saya pertama kali mengenal komputer. Dan memang kenyataannya compressor paling populer di antara para kompetitornya. Sekarang memiliki format kompresi yang lebih kecil yang bisa diandalkan untuk multimedia compression, yakni format *.zipx - WinRAR. Cukup populer. Di mana saya menemukan dalam tiap laptop atau PC orang-orang dalam bentuk di bajak (patched, cracked). Mendukung beberapa format untuk kompresi dan dekompresi.
- 7-zip. Powerful Compressor. Dibawah lisensi campuran GNU LGPL + unRAR restriksi. Kurang populer dibandingkan para kompetitornya. Namun yang terbaik dari compressor ini adalah bersifat Open Source freeware alias gratis.
Perbandingan Antara Beberapa Compression Method.
Akan lebih mudah jika saya menjelaskannya dengan gambar. Klik spoiler.
Apa yang Anda lihat pada gambar pertama, merupakan ukuran asli dari folder yang akan dikompres. Gambar kedua menjelaskan kepada Anda, hasil dan ukuran file non-multimedia setelah dikompres menggunakan ketiga software populer tadi. Dalam hal ini 7-zip unggul dalam hal ukuran, bahkan winzip dengan teknologi mutakhirnya belum mampu mengalahkan kompetitornya.
Sekarang kita akan mencoba mengkompres file multimedia (dalam hal ini foto/gambar). Klik spoiler.
Seperti yang saya katakan sebelumnya, format file *.zipx sangat berguna dalam hal multimedia compression. Bisa dilihat pada gambar, winzip menang dari segi ukuran dalam hal mengkompres folder yang berisi sekumpulan gambar.
Sederhananya bisa Anda lihat pada diagram di bawah ini. Klik spoiler.
Hal lain yang perlu Anda ingat bahwa, semakin kecil ukuran kompresi semakin lambat kecepatan. Begitu pun sebaliknya, semakin cepat kecepatan kompresi, semakin besar pula kompresi yang dihasilkan. Winzip menang dari segi kecepatan kompresi, sedangkan 7-zip menang dari segi ukuran kompresi di mana ia membutuhkan waktu yang lebih lama daripada winzip untuk mengkompres file non-multimedia. Tapi untuk urusan kompresi file multimedia, winzip memiliki format *.zipx yang akan membuat ia selalu menang kompetisi. WinRAR bisa dikatakan seimbang antara besar file kompresi dan kecepatan. Winzip dan WinRAR bersifat komersial, sudah pasti memiliki fasilitas yang lebih memadai daripada 7-zip yang gratisan.
Kesimpulan.
Jika Anda menginginkan kecepatan kompresi dan fasilitas memadai, Anda bisa mengandalkan Winzip atau WinRAR. Tapi jika Anda menginginkan file kompresi yang lebih kecil untuk transfer data internet, maka 7-zip adalah pilihan terbaik, meskipun fasilitasnya kurang memadai. Jadi, semua tergantung kebutuhan Anda.
Anda Perlu Bukti?
Perlu bukti? Silahkan coba sendiri. Klik link unduh di bawah ini.
7-zip atau 7-zip portable




+++ —— +++





January 1st, 2012 at 11:03 am |
Yours is a celver way of thinking about it.